Gagasan

Optimisme Perekonomian Indonesia

Dibaca: 5 Oleh 07 Feb 2020Maret 3rd, 2020Tidak ada komentar
Optimisme Perekonomian Indonesia
#LuhutPandjaitan #LBP

LBP – Di tengah ketidakpastian global yang melanda seluruh penjuru dunia, saya teringat kata-kata seorang bijak bahwa di setiap kesulitan yang muncul, pasti ada satu kemudahan yang datang. Seperti yang saya sampaikan kepada para calon investor di gelaran “Mandiri Investment Forum” 2020 hari Rabu lalu lewat paparan saya yang bertajuk “Transformasi Ekonomi di Tengah Perbaikan Global yang Tertunda”. Saya katakan kepada mereka bahwa perekonomian Indonesia di tahun 2020, masih bisa tumbuh di kisaran lima persen di tengah-tengah merebaknya wabah virus corona di beberapa negara, sudah menjadi pencapaian yang bagus.

Jika kita melihat negara tetangga yang lain seperti Filipina dan bahkan Singapura saja, juga sedang mengalami hal yang sama akibat wabah virus corona. Pencapaian ini memang melambat dibandingkan dua tahun sebelumnya, namun juga bukanlah yang terburuk, karena kita masih bisa bertahan, dan kondisi perekonomian Indonesia masih jauh lebih baik dibandingkan negara-negara lainnya di dunia, terlebih masalah ini juga memukul perekonomian banyak negara.

Baca juga:  Menyambung Konektivitas Daerah

Dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global, meskipun Amerika Serikat dan China sudah melakukan gencatan senjata, dan tantangan global semakin meningkat mulai dari perubahan iklim hingga kesehatan di tahun 2020 ini, saya sampaikan pula kepada mereka bahwa pemerintah Indonesia merumuskan beberapa fokus strategi sektor ekonomi di antaranya yang pertama adalah mendorong “Omnibus Law” untuk meningkatkan kepastian usaha. Kedua adalah memperhatikan agar investasi berbasis keberlanjutan dan berdampak pada ekonomi lokal. Sehingga dari fokus strategi ini kami di pemerintahan Presiden Jokowi memiliki target besar untuk mengurangi kerentanan terhadap harga-harga “volatile”, mengontrol Current Account Deficit (CAD) hingga penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat.

Saya juga sampaikan kepada para calon investor, bahwa ekspor besi baja di Indonesia saat ini sudah lebih besar daripada otomotif. Nilainya mencapai US$8 miliar. Melihat potensi sebesar ini, saya bertekad di tahun ini, ekspor besi baja bisa mencapai US$12,3 miliar atau US$12,5 miliar dan dalam empat tahun mendatang, nilai ekspor besi dan baja bisa meningkat lebih dari tiga kali lipat di tahun 2024 dari realisasi di tahun 2019. Karena nantinya Indonesia tidak akan lagi berbicara komoditas ekspor mentah, melainkan penjualan produk yang memiliki nilai tambah. Misalnya, dengan larangan ekspor bijih nikel, nilai tambah ekspor Indonesia dari baterai lithium bisa 15 kali lebih besar.

Baca juga:  Kebijakan Untuk Generasi Masa Depan Indonesia

Dengan tekad tersebut, saya katakan pula kepada mereka bahwa Indonesia sangat terbuka dan mendorong investasi-investasi energi terbarukan seperti PLTA di Kalimantan yang potensi listriknya sebesar 10,830 MW. PLTS Apung di Waduk Cirata berkapasitas 145 MW. Belum lagi 60,000 hektar permukaan danau yang potensial dimanfaatkan untuk pembangkit listrik yang jika 5% nya saja dimanfaatkan, kita akan mampu mengembangkan pembangkit energi ramah lingkungan yang jauh lebih besar lagi.

Tiba-tiba saya teringat ucapan salah satu pujangga kenamaan Romawi, Virgil yang berkata “Fortune favors the bold“. Barangkali inilah yang dinamakan “Dewi Fortuna” itu. Bahwa siapapun yang menghadapi sebuah masalah dengan tekad yang kuat dan keberanian, pasti akan mampu mengatasinya dengan sempurna. Ketahanan perekonomian Indonesia ini, saya kira tidak akan terwujud tanpa adanya semangat bernama optimisme yang selalu digaungkan oleh Presiden Joko Widodo.

Semangat inilah yang membuat saya berani untuk berkata di depan para investor saat itu bahwa Indonesia saat ini sudah lebih baik dari Indonesia di saat lima atau sepuluh tahun yang lalu. Saya mengajak mereka agar tidak perlu ragu untuk berinvestasi ke Indonesia karena pemerintah Indonesia saat ini akan sangat transparan dalam proses investasi. Saya berharap rakyat Indonesia punya tekad dan semangat yang sama untuk terus berkarya dan optimis akan kemajuan Indonesia.

Baca juga:  Semangat Melawan Corona

Author Tim Media LBP

More posts by Tim Media LBP
Made with passion by Vicky Ezra Imanuel