Gagasan

Pengelolaan Sampah untuk Kelestarian Lingkungan

Dibaca: 6 Oleh 08 Mar 2020Maret 17th, 2020Tidak ada komentar
Pengelolaan Sampah untuk Kelestarian Lingkungan
#LuhutPandjaitan #LBP

LBP – Ketika berbicara ihwal pelestarian lingkungan, kadang kala saya sering merasa lebih banyak menggunakan nurani ketimbang berbicara terkait hal lainnya. Seperti ketika saat saya menghadiri peringatan Hari Peduli Sampah Nasional tahun ini, beberapa hari yang lalu saya mengunjungi destinasi wisata super premium di Indonesia, salah satunya adalah Labuan Bajo.

Kenapa Labuan Bajo? Memang di tahun ini, Saya dan jajaran kementerian terkait yaitu Kementerian LHK mencanangkan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2020 di sana dan di tempat lain seperti Mandalika. Karena menurut saya masalah kebersihan jadi perhatian tersendiri di tempat wisata. Saya ingin kelima destinasi wisata super prioritas yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo, harus bersih dan selesai dari masalah sampah dan kebersihan.

Untuk itu, saya menitipkan pengelolaan sampah di sana benar-benar diperhatikan dan dijaga dengan baik lewat kerjasama yang kompak antara Pemerintah daerah setempat sebagai penanggung jawab, serta seluruh elemen masyarakat seperti sekolah, pergurunan tinggi, swasta, rumah-rumah ibadah juga aktif berbicara masalah kebersihan dengan dimulai dari hal yang paling sederhana dan mudah, yaitu membuang sampah pada tempatnya. Khusus di destinasi wisata super prioritas seperti Labuan Bajo, pemerintah membangun fasilitas pengelolan berupa TPST dan PDU Pengelolaan sampah.

Baca juga:  Menyongsong Era Kemajuan Industri Otomotif Tanah Air

Ada satu hal yang paling membuat saya terkesan yaitu pada saat saya pergi ke Mandalika, disana saya bertemu dan melihat langsung partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah. Saya mendatangi UD. Bintang Sejahtera, UKM kecil yang kegiatan sehari-harinya adalah mengumpulkan sampah anorganik dari seluruh unit bank sampah di Lombok, Nusa Tenggara Barat untuk diolah dengan mesin penghancur sampah.

Salah satu pengelola usaha ini mengatakan pada saya bahwa usaha pengolahan sampah ini bisa meraup omzet hingga Rp 5 miliar per tahun. Menyaksikan hal ini membuat saya kagum dan kemudian saya sampaikan kepada mereka bahwa kami selaku pemerintah akan membantu apapun kebutuhan untuk keperluan pengolahan sampah karena selain ikut andil dalam menjaga kebersihan lingkungan, UD.Bintang Sejahtera ini juga secara langsung meningkatkan ekonomi masyarakat.

Saya berharap, kita semua punya pandangan yang sama bahwa sampah adalah musuh kita bersama. Ia tak mengenal ras dan agama. Maka dari itu harus diperangi bersama-sama. Karena saya ingin destinasi wisata kita tidak hanya dikenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga kebersihan lingkungannya. Adalah sangat disayangkan ketika Labuan Bajo yang dikenal sebagai salah satu tempat menyelam paling indah di dunia, serta Mandalika yang akan punya sirkuit jalanan Moto GP pertama di dunia, keduanya harus punya pengelolaan sampah dan kebersihan yang mumpuni.

Baca juga:  Merajut Konektivitas Ibu Kota Negara

Saya ingin kita jangan mau didikte orang asing terkait pengelolaan sampah, karena kita tahu bagaimana cara menanganinya. Karenanya, saya berharap ke depannya masyarakat Indonesia semakin peduli terhadap pengelolaan sampah, dimulai dari perubahan pola pikir kita semua, sebagai pemangku kebijakan menjadi pemimpin yang mau turun ke bawah kemudian mencontohkan bagaimana caranya kita menjaga kebersihan lingkungan agar tindakan ini juga bisa dicontoh oleh anak-cucu kita sehingga mereka tidak hanya akan mewarisi kekayaan alam, tetapi juga karakter dan kebiasaan baik yaitu ikut serta menjaga kelestarian lingkungan negeri kita cintai bersama ini.

Terkait

Author Tim Media LBP

More posts by Tim Media LBP
Made with passion by Vicky Ezra Imanuel