Gagasan

Pembangunan Infrastruktur dan Konektivitas di Kawasan Indo-Pasifik

Dibaca: 3 Oleh 10 Feb 2020Maret 4th, 2020Tidak ada komentar
Pembangunan Infrastruktur dan Konektivitas di Kawasan Indo-Pasifik
#LuhutPandjaitan #LBP

LBP – Gejolak Perang dagang yang terjadi beberapa tahun terakhir saya kira membawa dampak yang kurang baik bagi kondisi ekonomi negara-negara berkembang di seluruh dunia. Tidak terkecuali negara-negara di regional ASEAN yang selalu jadi lokasi persaingan antara kepentingan negara-negara maju yang ingin mempengaruhi negara-negara di Kawasan Indo-Pasifik, agar masuk ke salah satu pihak. Indonesia melihat persaingan ini sebagai hal yang tidak baik karena akan memunculkan isu-isu ketidakstabilan kawasan terutama dari segi keamanan dan perekonomian.

Atas dasar segala pertimbangan itulah, saya bersama jajaran Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi bersama Kementerian terkait membahas kesiapan “World Economic Forum (WEF) on ASEAN 2020” yang sedianya akan digelar pada tanggal 7-9 Juli 2020 mendatang di Jakarta. Pada kesempatan ini, saya mendukung apa yang disampaikan oleh Wakil Menteri Luar Negeri, Mahendra Siregar bahwa pembangunan infrastruktur dan konektivitas di kawasan Indo-Pasifik menjadi fokus dan target utama kita.

Saya juga berharap forum ini mampu mengukuhkan peran sentral negara-negara ASEAN dalam kerjasama di kawasan Indo-Pasifik, mendorong stabilitas, “habit of dialogue”, kerja sama dan penghormatan terhadap aturan internasional serta menyatukan pandangan para pemangku kepentingan dalam menjawab tantangan pembangunan mengingat ada 35 negara dan ada kira-kira 700 CEO perusahaan-perusahaan besar, serta 1,110-an peserta delegasi yang akan kami undang ke forum ini.

Baca juga:  Indonesia Negara yang Hebat dan Kuat

Saya juga sampaikan kepada pemangku kebijakan terkait penyelenggaraan forum ini bahwa saya ingin dua tema sentral bisa dipaparkan, yaitu potensi “carbon credit” dan energi terbarukan ramah lingkungan, karena Indonesia adalah pemegang kunci dua sumber daya tersebut dan melihat prospek cerah yang ditawarkan dari keduanya. Saya mengundang seluruh perwakilan negara yang ada di kawasan Indo-Pasifik untuk melihat potensi kekayaan alam kita dan mengundang banyak sekali negara-negara maju untuk menanamkan modalnya kepada kita.

Saya berencana membawa para delegasi untuk tur ke Morowali dan “Weda Bay” untuk melihat “success story” Indonesia dalam melakukan hilirisasi sumber daya alam kita sendiri. Untuk itu saya ingin penyelenggaraan forum ini dipersiapkan sebaik mungkin, karena kita sudah meletakkan standar tinggi penyelenggaraan pertemuan antar-negara seperti pada gelaran IMF-WB tahun lalu. Sampai-sampai banyak sekali negara-negara delegasi yang menyampaikan pujian atas penyelenggaraan “event” ini kepada saya.

Saya berharap forum ini dapat menjadi “showcase” keberhasilan pembangunan Indonesia serta menginspirasi seluruh negara Indo-Pasifik bahwa meskipun banyak sekali tantangan yang dihadapi negara-negara berkembang untuk mewujudkan cita-cita mereka menjadi negara maju, kita tidak gentar dan sama sekali tidak mundur selangkah pun. Karena saya teringat kata-kata seorang bijak bahwa lebih baik kita menyalakan lilin daripada mengutuk kegelapan. Dan bukankah keberhasilan yang diwujudkan bersama-sama lebih indah dari sekedar persaingan berebut pengaruh dalam kawasan?

Baca juga:  Mewujudkan Peradaban Baru yang Berkelanjutan

Terkait

Author Tim Media LBP

More posts by Tim Media LBP
Made with passion by Vicky Ezra Imanuel