Artikel

Luhut Optimis Ibu Kota Baru Akan Ramah Lingkungan

Dibaca: 17 Oleh 21 Feb 2020Tidak ada komentar
Menko Luhut Optimis Ibu Kota Negara Baru Akan Ramah Lingkungan
#LuhutPandjaitan #LBP

LBP – Washington DC, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, optimis ibu kota negara yang baru nantinya akan dibangun dengan ramah lingkungan. Hal tersebut dijelaskan Menko Luhut menjelaskan pembangunan ibu kota dalam acara Indonesia-US Strategic Dialogue yang diselenggarakan oleh USINDO, Kamis (13/02/2020).

“Ibu kota baru nanti akan menjadi ibu kota pertama di dunia yang hanya membolehkan mobil elektrik di dalam kota, mobil non-elektrik akan diminta parkir sebelum memasuki kota. Karena nantinya ini akan merupakan kota hijau semua aspeknya harus ramah lingkungan,” ujar Menko Luhut.

Menko Luhut menerangkan, luas wilayah ibu kota baru nantinya adalah 256,000 hektar, tetapi masih bisa diperluas hingga 410,000 hektar. Sementara itu, land clearing diharapkan bisa dimulai pertengahan tahun 2020, sedangkan master plan akan dimulai akhir tahun 2020.

Sebelumnya, Menko Luhut pernah mengatakan, Indonesia akan menerapkan penggunaan kendaraan listrik di ibu kota baru pada 2024.

“Enggak (gunakan BBM). Di sini saja (Jakarta) sudah dimulai (kendaraan listrik). Bertahap, mulai pabrik transportasi sampai kepada mobil-mobil pribadi. Nanti 2023, 2024 sudah mulai di ibu kota baru,” ujar Menko Luhut di Kantor Kemenko Maritim dan Investasi, Jakarta, Selasa (28/01/2020), dilansir dari kompas.com.

Baca juga:  Industri Rumahan Indonesia Jadi Tuan di Negerinya Sendiri

Menurut Menko Luhut, penggunaan kendaraan listrik di ibu kota baru akan memberikan manfaat kepada generasi selanjutnya karena dinilai ramah lingkungan. “Jadi, nanti akan membuat Indonesia nongol sendiri. Jadi akan populer dan generasi kamu akan nikmatin itu,” ucapnya.

Tim Media LBP

Terkait

Author Tim Media LBP

More posts by Tim Media LBP
Made with passion by Vicky Ezra Imanuel