Artikel

Menko Luhut Minta Seluruh Pasokan Oksigen Dialihkan ke Sektor Medis

WhatsApp Image 2021 07 06 at 12.02.49 1
#LuhutPandjaitan #LBP

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta pasokan oksigen industri dalam negeri seluruhnya dikonversi untuk memenuhi kebutuhan medis. Hal tersebut merupakan hal penting yang harus segera ditangani di tengah melonjaknya kenaikan kasus Covid-19. 

Data milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menunjukkan terjadi kenaikan permintaan oksigen hingga lima kali lipat. 

“Sekarang kita butuh data yang detail. Kita bikin konversi oksigen industri semua full ke oksigen farmasi. Kekurangan kita ini bisa nanti terpenuhi, jika oksigen industri itu semua kita fokus ke oksigen farmasi,” ujar Menko Luhut, Senin (5/7/2021).

Menko Luhut pun langsung berkoordinasi dengan Kementerian Perindustrian agar pencatatan kebutuhan oksigen di setiap kota bisa dirapikan. Kementerian Perindustrian menyatakan produsen gas oksigen sudah 100 persen diwajibkan untuk menggeser produksi oksigennya ke oksigen medis. 

Melalui kewajiban tersebut, akan bisa didapatkan 1.700 ton oksigen per hari nasional, di mana 1.400 ton diantaranya digunakan untuk Pulau Jawa. Industri oksigen kecil juga sudah mulai dikerahkan untuk mengkonversi produksi gas oksigennya ke oksigen farmasi.

Tercatat ada 21 unit kapasitas 20 ton Iso Tank dari IMIP Morowali akan tiba di Tanjung Priok pada Selasa (6/7). Disusul kemudian 5 unit Iso Tank dari Balikpapan yang merupakan Iso Tank baru dan direncanakan tiba pada Jumat (9/7/2021) di Pelabuhan Tanjung Priok. 

Sedangkan empat unit 20 feet dari Pertamina yang sebelumnya digunakan untuk LNG masih perlu dibersihkan. Iso tank ini sedang dalam perjalanan dari Belawan kira-kira empat hingga lima hari perjalanan laut.   

Terakhir, akan ada tambahan 3 ton oksigen cair per hari dari Krakatau Steel, Cilegon. Demikian pula pasokan dari PT Matesu Abadi dari Qingdao juga direncanakan tiba di Surabaya pada Sabtu (10/7) dengan 2.300 tabung kecil berkapasitas 1 meter kubik.

Beberapa industri oksigen seperti Samator Group, LINDE Indonesia, Petrokimia Gresik, Air Products Indonesia, Air Liquide Indonesia, dan Iwatani Industrial Gas Indonesia juga berkomitmen untuk memasok oksigen medis di Pulau Jawa yang jika ditotal mampu mencapai 1.315 ton per hari.

Sebelumnya, Menko Luhut ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk memimpin penanganan Covid-19 di pulau Jawa dan Bali. Kebijakan tersebut telah resmi berlaku sejak 3 Juli 2021 hingga Juli 2021.

Author Tim Media LBP

More posts by Tim Media LBP
Made with passion by Vicky Ezra Imanuel