Artikel

Menko Luhut: Kawasan Industri Hijau Kaltara Garap Future Industries

Menko Luhut: Kawasan Industri Hijau Kaltara Garap Future Industries
#LuhutPandjaitan #LBP

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut Kawasan Industrial Park Indonesia (KIPI), Kalimantan Utara (Kaltara), akan menggarap industri masa depan dengan pemanfaatan teknologi. Ia mengatakan Indonesia akan membuat dua kriteria industri yang akan berkembang di wilayah industri hijau tersebut.

Pertama, industri diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dari kekayaan bahan mentah yang dimiliki. Nilai tambah tersebut akan semakin tinggi dengan diproses melalui sumber energi baru terbarukan yang dimiliki. Kedua, industri yang dibangun dapat menempatkan Indonesia pada posisi kunci dalam pemanfaatan teknologi ke depannya.

“Kami menyebutnya future industries (industri masa depan). Oleh karena itu, industri baterai yang akan dibangun di sini nantinya tidak hanya berbasis nikel, tetapi juga non nikel. Kita juga akan membangun pabrik solar panel dan precision engineering manufacturing facility,” ujar Menko Luhut dalam Groundbreaking KIPI di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Selasa (21/12/2022).

Kawasan tersebut akan dibangun teknologi terkini, seperti pembangunan pabrik aluminium smelter untuk mempercepat hilirisasi dan mendukung sektor pembangunan di Indonesia.

Kawasan juga dapat dimanfaatkan dalam perkembangan pembangunan new energy battery yang dapat mendukung program pemerintah dalam meningkatkan penurunan emisi pada 2030 melalui penggunaan kendaraan listrik.

Nantinya kawasan tersebut akan memiliki luas mencapai 30 ribu hektare setelah melalui beberapa tahap pengembangan. Pembangunan kawasan sendiri dapat terlaksana berkat kerja sama besar antara Indonesia dengan beberapa negara seperti China serta Uni Emirat Arab (UEA). 

Ada pun rencana pembangunan fasilitas di kawasan ini, yaitu pembangunan pelabuhan, bandara, hotel dan akomodasi karyawan. Kawasan ini akan menjadi lompatan transformasi ekonomi Indonesia dari hasil ekonomi non hijau ke ekonomi hijau yang ramah lingkungan dan sustainable. 

Selain itu, kawasan juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang diperoleh melalui penerimaan negara yang meningkat, neraca perdagangan surplus, dan tercapainya pemerataan ekonomi. Hal tersebut dapat diperoleh dari pengelolaan sumberdaya dari hulu ke hilir, khususnya di kawasan tersebut.

Menko Luhut telah berkoordinasi dengan Pemprov Kaltara dan Pemkab Bulungan agar dapat dibangun Balai Latihan Kerja untuk mempersiapkan SDM bagi pembangunan kawasan industri hijau ini. PT KIPI juga telah berkomitmen untuk membangun Politeknik guna mendidik SDM lokal untuk bekerja di wilayah ini. 

“Hal ini penting karena jumlah penyerapan tenaga kerja pada saat proses konstruksi bisa mencapai 100 ribu dan kemudian akan turun menjadi 50-60 ribu pada saat proses operasi,” ujar Menko Luhut.

Menko Luhut berharap agar investor juga mengajak mitra lokal, baik pengusaha nasional dan daerah dalam pengembangan kawasan. Dengan demikian, ada transfer teknologi sehingga bisa turut membangun kapasitas industri nasional secara keseluruhan. 

Ia pun juga meminta pelibatan UMKM daerah sehingga pelaku UMKM juga dapat merasakan hasil pembangunan di wilayah kawasan tersebut.

Author Tim Media LBP

More posts by Tim Media LBP
Made with passion by Vicky Ezra Imanuel