Menko Polhukam Bertemu Perdana Menteri Fiji dan Menyampaikan Bantuan Pemerintah Indonesia (Rilis)

oleh Willy | 02 April 2016 06:51

judul berita

Menko Polhukam Luhut Pandjaitan pada hari Kamis (31/3) dalam kunjungannya ke Fiji mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Josaia Bainimarama di kantor Perdana Menteri di Suva. Pada kesempatan itu Menteri Luhut menyampaikan dukacita dari pemerintan RI kepada PM Bainimarama atas peristiwa topan Winston yang terjadi bulan lalu, yang menewaskan 19 orang dan memporak-porandakan sebagian negara tersebut. 

Menko Luhut menyampaikan kepada PM Fiji bahwa pemerintah Indonesia akan memberikan bantuan kepada negara itu sebesar 5 juta US dollar, dan satu kompi zeni TNI-AD dikirim ke negara tersebut untuk membantu pembangunan kembali kerusakan di wilayah Queen Victoria. 

Setelah bertemu PM Bainimarama, Menko Luhut bertemu dengan Menteri Pertanian, Pemukiman, Maritim dan Penanggulangan Bencana, Ina Seruiratu.

Usai pertemuan tersebut Menteri Luhut menyampaikan kepada media akan kekagumannya kepada PM Bainimarama yang dengan cepat merespon bencana topan Winston.  "Saya yakin dengan kepemimpinan PM Bainimarama, Fiji dapat pulih dengan cepat dan membangun kembali negara Anda. Dengan latar belakang militer beliau, ia bisa menerapkan kedisplinan. Dalam membangun sebuah negara, selain demokrasi, tentunya demokrasi yang sesuai dengan budaya dan lingkungan kita, diperkukan juga kedisplinan," ujar Menteri Luhut menjawab pertanyaan media setempat.

Menteri Seruiratu, menghargai bantuan yang ditawarkan oleh Indonesia. Ia mengatakan bahwa kedua negara mempunyai karakter alam yang sama, dan Ia berharap dapat belajar dari Indonesia dalam pembangunan kembali pasca bencana. "Selain dapat belajar dari pengalaman Indonesia, kami juga ingin belajar banyak tentang teknolgi dalam penanggulangan bencana. Kami ingin memperluas kerjasama dengan Indonesia seperti di bidang pertanian, bidang yang cukup penting untuk kedua negara, juga dalam bidang pembangunan pemukiman. Kami berharap bantuan ini akan membuat hubungan kedua negara menjadi semakin erat dan berkelanjutan," kata Menteri Seruiratu.

Menteri Luhut mengatakan bahwa Indonesia ingin lebih serius memperhatikan wilayah Pasifik Selatan. "Seperti kita ketahui, dalam sepuluh tahun terakhir ini kami tidak terlalu memberikan perhatian kepada tetangga kami di timur ini. Dengan kedatangan saya ini, kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia akan memberikan perhatian yang lebih besar dan ingin hadir lebih sering lagi disini," kata Menko Luhut.

Pada saat yang bersamaan, Ketua KPU Husni Kamil Manik melakukan penandatanganan kerjasama dengan komisi pemilihan umum Fiji dalam hal Manajemen Pemilihan Umum.

Pada kunjungan kerja tersebut Menkopolhukam dan rombongan juga menghadiri jamuan makan siang yang diselenggarakan oleh Menteri Seruiratu. Menkopolhukam bersama rombongan akan meninggalkan Suva menuju Port Moresby, Papua Nugini pada petang harinnya.