Artikel

Bertemu Putra Mahkota Uni Emirat Arab, Luhut Pastikan Kerja Sama Tercapai

Dibaca: 18 Oleh 16 Des 2019Februari 14th, 2020Tidak ada komentar
Bertemu Putra Mahkota Uni Emirat Arab, Luhut Pastikan Kerja Sama Tercapai
#LuhutPandjaitan #LBP
JAKARTA, KOMPAS.com – Dalam lawatannya ke Uni Emirat Arab (UEA), Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melaksanakan pertemuan bilateral dengan Putera Mahkota UEA, Pangeran Mohammed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan di Abu Dhabi.
Dalam lawatannya, Luhut turut mengundang Putera Mahkota Pangeran Mohammed Bin Zayed untuk mengirim perwakilan agar melihat potensi hydropower di Kalimantan Utara dan Papua.
“Kami membawa pesan dari Presiden, dan ini adalah persiapan awal untuk kunjungan kenegaraan presiden pada bulan Januari mendatang. Pertemuan ini juga untuk memastikan bahwa kerja sama G-to-G (government to government) dan kesepakatan bisnis telah tersampaikan dan berjalan dengan baik,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (16/12/2019).
Beberapa nota kesepahaman atau MoU yang akan ditandatangani antara lain di bidang energi, kesehatan, pendidikan, dan Sovereign Wealth Fund (SWF). Selain itu, pertemuan tersebut untuk mempersiapkan MoU untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia, dimana ADIA (Abu Dhabi Investment Authority) akan menjadi mitra penting bagi Indonesia.
“Indonesia saat ini juga sedang memproses Omnibus Law untuk memberikan kepastian hukum bagi SWF ini,” ujarnya.
Di bidang petrokimia dan petroleum, beberapa kerja sama yang telah disepakati adalah, kesepakatan antara Pertamina dan Adnoc untuk pengembangan kilang di Balongan, Masdar dan PLN untuk kesepakatan pembangunan panel tenaga surya terapung 145 GW.
Kemudian, kesepakatan antara Pertamina dan Mubadala untuk pengembangan kilang di Balikpapan, EGA dan Inalum untuk pengembangan smelter dan hydropower berbasis 500.000 ton per tahun aluminium smelter di Kalimantan Utara, dan MoU Chandra Asri dan Adnoc dengan kontrak jangka panjang.
Untuk kesepakatan di bidang pertanian yang akan mengambil lokasi di Elite Agro, Jawa Barat dan juga Kalimantan Tengah, serta MoU antara DP World dan Maspion untuk area industri terintegrasi seluas 120 hektare.
Selain itu, juga dibahas mengenai pembangunan Masjid Agung di Solo Jawa Tengah, yang direncanakan konstruksi awalnya akan dimulai pada Januari 2020 mendatang.
Sumber: Kompas.com
(LBP)
Baca juga:  Luhut Pastikan Tol Laut Banyak Manfaatnya

Terkait

Author Tim Media LBP

More posts by Tim Media LBP
Made with passion by Vicky Ezra Imanuel