Gagasan

Bertemu Kyai Untuk Tunaikan Janji

Tunaikan Janji di Kediri
#LuhutPandjaitan #LBP

Saya sudah lama janji untuk datang sowan ke para kyai sepuh yang sangat saya hormati, saya merasa berdosa sekali karena sudah berkali kali janji tapi baru sekarang bisa saya tepati. Setelah rapat terbatas bersama presiden, saya memohon izin kepada atasan saya dan menyempatkan untuk hadir ke Kediri sembari meninjau progres pembangunan Bandara Dhoho. Saya sampaikan salam hangat dan ucapan terima kasih dari Presiden kepada para kyai sepuh atas bantuan para kyai sepuh selama ini sehingga masyarakat bisa disiplin mentaati protokol kesehatan.

Hubungan saya dengan para kyai rasanya sudah terjalin sangat lama, banyak kenangan yang mendalam saya alami dengan salah satu kyai sepuh sekaligus guru bangsa, Presiden ke-4 Republik Indonesia KH. Abdurrahman Wahid. Dari Gus Dur saya memahami dan belajar bagaimana keadaan Indonesia. Dari beliau pulalah saya sadar satu hal, tanpa NU Indonesia tidak akan pernah ada dan saya tetap merasa bahwa perekat persatuan dan kesatuan Republik Indonesia salah satunya adalah NU.
Karenanya, dengan peran yang se-substansial ini dalam proses berbangsa dan bernegara kita, Pemerintah memberikan perhatian yang sangat banyak kepada NU dan saya sebagai perwakilan dari Pemerintahan Presiden Joko Widodo perlu untuk menyampaikan beberapa update terkait negara kita terutama di tengah masa pandemi ini.

Saya sampaikan kepada para kyai soal perkembangan vaksin hari ini, kami bekerja secara dini dengan menyiapkan berbagai merk vaksin, paling tidak saat ini kita punya 6 jenis vaksin. Jika kita disiplin terus maka kekebalan komunitas akan terjadi lebih cepat, namun kita tetap harus hati-hati, terutama bagi para kyai sepuh yang sudah menginjak usia lansia. Jangan sampai ada kyai sepuh yang tidak divaksin.

Saya juga memohon kepada para kyai sepuh yang punya peran dan pengaruh sangat besar di masyarakat agar selama bulan suci Ramadhan sampai jelang Hari Raya Idul Fitri nanti, mobilitas masyarakat agar ditahan sehingga tidak terjadi secara masif dan ramai. Saya titip kepada bapak kyai untuk menghimbau dengan fatwa yang konteksnya himbauan untuk tidak bepergian beramai-ramai dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan, karena kita tidak ingin kejadian di India menimpa kita. Untuk itulah upaya ini agar dimaksimalkan dalam rangka kewaspadaan dan kehati-hatian.

Yang terakhir dan tidak kalah penting, saya sampaikan sedikit terkait musibah tenggelamnya KRI Nanggala 402 beberapa hari yang lalu. Saya memohon doa dari para kyai sepuh untuk seluruh awak dan keluarga yang ditinggalkan agar dikuatkan dan senantiasa diberikan ketabahan.

Terkait

Author Tim Media LBP

More posts by Tim Media LBP
Made with passion by Vicky Ezra Imanuel